Cilok Gajahan
Cilok Gajahan. (Anishidayah.com)

Yogyakarta, MENTARI-ONLINE –¬†Ciri khas bulan Ramadan adalah adanya budaya ngabuburit. Nah kalau Anda berdomisili di Kota Yogyakarta, tidak ada salahnya mencicipi cilok yang sangat terkenal. Pasti Anda pernah mendengarnya. Ya, betul sekali, namanya cilok gajahan.

Cilok adalah kependekan dari aci dicolok. Dari namanya sudah terlihat bahwa sebenarnya makanan ini berasal dari Jawa Barat. Tapi kenapa cilok gajahan bisa sampai sangat terkenal? Bahkan pembeli harus mengambil nomor antrean layaknya pasien puskemas?

Dilansir dari Kaskus cilok begitu dikenal masyarakat karena saking banyaknya orang yang menyukainya dimanapun tempatnya.Termasuk cilok gajahan yang dijual di Alun-alun Kidul (Alkid) Kraton Yogyakarta. Penamaan gajahan sendiri dikarenakan tempat jualan cilok ini berada di bekas kandang gajah milik keraton.

Penjual cilok gajahan, Syahrul mengaku telah berjualan hampir 10 tahun. Meskipun banyak cilok-cilok lain yang juga berjualan di sekitar Alkid, tapi cilok gajahan inilah yang paling banyak pembelinya.

Cilok Gajahan
Cilok Gajahan. (Anishidayah.com)

Bahkan acapkali dalam waktu dua jam cilok gajahan sudah habis terjual. Tidak heran omzet yang dicapai dalam waktu sebulan mencapai 45 juta. Padahal satu bungkus cilok dihargai Rp. 5000 saja. Jadi bayangkan saja berapa ratus butir cilok yang terjual dalam sehari.

Buat Anda yang penasaran dengan cilok ngehits ini bisa langsung datang ke lokasi penjualan yang berada di daerah Alkid Yogyakarta. Selain itu ternyata cilok gajahan juga telah membuka dua cabang  yakni di Kadipaten Kulon 270 RT 16 RW 04 dan di Alfamidi di Jl. Kaliurang km 9,3. (aa/pjk)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here